6/29/13

Conservation Coin Collection Indonesia 1974

Dalam sejarah percetakan uang, Indonesia pernah mengeluarkan bermacam uang seri/emisi khusus guna memperingati berbagai peristiwa penting. Uang seri khusus tersebut dicetak dengan jumlah yang terbatas serta menggunakan logam emas dan perak sebagai bahan dasarnya. Seperti uang logam khusus Seri Cagar Alam 1 Oktober 1987 yang terdiri dari uang logam/koin pecahan Rp. 200.000 berbahan emas 24K dan pecahan Rp. 10.000 berbahan perak. Sedangkan Seri Cagar Alam 1 Oktober 1974 terdiri dari uang logam/koin pecahan Rp. 100.000 berbahan emas 24K, pecahan Rp. 5.000 dan Rp 2.000 berbahan perak. Sebagian kalangan numismatis mancanegara sering menyebutnya sebagai Conservation Coin Collections World Wildlife Fund (WWF).

Dalam sebuah catatan Sertifikat Keaslian (Certificate of Authenticity - COA) yang dikeluarkan oleh percetakan uang Royal Mint Kerajaan Inggris dan ditanda tangani oleh John R Christie, Deputy Master of the Royal Mint menyatakan sebagai berikut:

ON BEHALF OF THE REPUBLIC OF INDONESIA

This is to certify that this coin of the Conservation Coin Collection has been struck by the Royal Mint on behalf of the Issuing Government and under arrangements made with the World Wildlife Fund and the International Union for Conservation of Nature and Natural Resources.
This 38,61 Silver uncirculated coin is guaranteed to meet the specifications below. Weight tolerance is expressed as the average weight variance per coin for a sample of 50 coins.

Terjemahannya :

ATAS NAMA REPUBLIK INDONESIA

Hal ini untuk menyatakan bahwa koin ini bagian dari Conservation Coin Collection telah dicetak oleh Royal Mint atas nama Pemerintah Menerbitkan dan di bawah pengaturan yang dibuat dengan World Wildlife Fund dan Uni Internasional untuk Konservasi Alam dan Sumber Daya Alam.
Koin Perak 38,61 uncirculated ini dijamin untuk memenuhi spesifikasi tersebut di bawah. Toleransi berat dinyatakan sebagai variasi berat rata-rata tiap koin untuk sebuah contoh dari 50 koin. 

Ya, kurang lebih artinya seperti itulah, kalau saya salah tolong dikoreksi. Untuk Koin Proof biasanya langsung disebutkan Silver Proof atau Gold Proof pada keterangan di Sertifikat Keasliannya. Hal ini menandakan bahwa, koin seri Cagar Alam atau Conservation Coin Collection Indonesia telah diakui validitasnya di tingkat dunia dan mempunyai kualitas yang sangat tinggi (The Very Highest Quality Coins).

Sepengetahuan saya, khusus untuk koin Seri Cagar Alam 1974 berbahan perak yaitu pecahan Rp. 5.000 dan Rp. 2.000 dibedakan menjadi dua jenis. Jenis berbahan perak dengan kadar perak 92,5% atau jenis Silver Proof dan jenis yang berbahan perak dengan kadar perak 50% atau jenis bukan Silver Proof. Untuk membedakan kedua jenis koin perak tersebut bisa ditentukan dari berat masing-masing koin. Berat koin jenis Silver Proof pecahan 2.000 adalah 28,28 gm sedangkan berat koin bukan jenis Silver Proof pecahan 2.000 adalah 25,31 gm. Diameter dari kedua jenis koin pecahan 2.000 ini sama yaitu 38,61 mm. Ciri lainnya koin perak 2.000 ini terdapat gambar Harimau Jawa atau bahasa kerennya Javan Tiger (Panthera Tigris) di satu sisinya, sisi lainnya gambar Lambang Negara Indonesia Pancasila. Koin ini hanya dicetak sebanyak 18.000 Keping. Kisaran harga koin dari jenis silver proof ini berkisar antara 1 juta rupiah atau lebih dengan grade UNC – Uncirculated belum termasuk COA.

Untuk berat koin jenis Silver Proof pecahan 5.000 adalah 35 gm sedangkan berat koin bukan jenis Silver Proof pecahan 5.000 adalah 32 gm. Diameter dari kedua jenis koin pecahan 5.000 ini sama yaitu 42 mm, ukuran yang besar untuk sebuah koin jika dibandingkan dengan koin-koin yang beredar di masyarakat sekarang. Ciri lainnya dari koin perak 5.000 terdapat gambar Orangutang (Pongo Pygmaeus). Koin Proof memiliki kadar perak yang lebih besar, sehingga kalau dilihat cenderung nampak lebih putih pekat. Koin ini hanya dicetak sebanyak 17.000 keping. Harga jenis silver proof koin 5.000 lebih mahal sedikit dibanding harga koin pecahan 2.000 silver proof, kalau plus sertifikatnya – COA akan lebih mahal lagi tentunya.

Jenis lainnya dari seri Cagar Alam 1974 ini adalah koin Proof berbahan emas kadar 900% yaitu koin Gold Proof pecahan Rp. 100.000. Ciri dari koin ini di satu sisinya terdapat gambar Komodo (Komodo Dragon), notabene hewan yang hanya ada di Indonesia. Sisi lainnya gambar Lambang Negara Republik Indonesia Pancasila. Diameter 34.00 mm dan berat 33.44 gram.

Jangan Tanya untuk harga koin Gold Proof 100.000 ini, di sebuah situs lelang koin kuno di Indonesia Kintamoney.com koin emas ini pernah laku terjual seharga Rp. 25 juta dengan nama lot (Gold Koin Indonesia Komodo Rp 100.000 1974, NGC MS 64). Kalau harga dari ketiganya (1974 Indonesia Conservation Three Coin Set) seperti gambar di atas bisa lebih mahal lagi. Anda mau? Harga tersebut bukan ditentukan dari harga perak per gram atau harga emas per gramnya, padahal kalau melihat berat koinnya hanya 33,44 gram, berapa harga emas sekarang? Keberadaannya yang langka menyebabkan tingginya harga penawaran. Masalahnya berani beli atau tidak, suka atau tidak suka tergantung anda. Lain lagi kalau buat kolektor koin sejati.

Sebagai catatan, Penulisan gram Indonesia - Amerika; g = gram, gr = grain. Inggris; gm = gram untuk ukuran mm sama. Demikian semoga bermanfaat.
Gambar: 1974 Indonesia Conservation Three Coin Set (http://taxfreegold.co.uk)


Share/Save/Bookmark
Bookmark and Share

Be the first to comment

Post a Comment

Please leave your comment. SPAM COMMENT WILL BE REJECTED!

  ©Template Blogger Elegance by Dicas Blogger. Supporting Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia

TOPO